Gunung Merapi Luncurkan Enam Guguran Lava Pijar Hingga 1,5km

Aktivitas Gunung Merapi,ANTARA/Lingkar.co
Aktivitas Gunung Merapi,ANTARA/Lingkar.co

YOGYAKARTA, Lingkar.co – Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah, mengeluarkan guguran lava pijar sebanyak enam kali. Hal itu telah terikonfirmasi oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Rabu (6/10/2021).

Guguran lava pijar meluncur dengan jarak maksimum sejauh 1.500 meter ke arah barat daya pada pukul 00.00 sampai 06.00 WIB.

Baca Juga : Penerbangan Internasional Dibuka Mulai 14 Oktober 2021, Menparekraf Matangkan Persiapan

Menurut Kepala BPPTKG, Hanik Humaida, selama periode pengamatan Merapi telah mengalami 25 kali gempa guguran.

“Pada Periode pengamatan, Merapi mengalami 25 kali gempa guguran dengan amplitudo mencapai 3-19mm selama 29-151 detik dengan lima kali gempa hembusan amplitudo 5-10 mm selama 19-23 detik, serta 23 kali gempa fase banyak dengan amplitudo 4-8 mm selama 7-13 detik,” paparnya.

Pantauan pada Rabu pagi, asap tidak keluar dari puncak kawah merapi selama periode Pengamatan. Selasa (5/10/2021) malam, dari pukul 18.00 sampai 24.00 WIB, Merapi juga dua kali meluncurkan guguran lava pijar ke arah barat daya. Jarak luncur guguran lava pijarnya maksimum 1.000 meter.

BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga.Guguran lava dan awan panas Merapi perkiraannya berdampak pada wilayah yang meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

“Saat ini status Gunung Merapi pada level III atau siaga. Guguran dari lava dan awan panas Gunung Merapi diperkirakan berdampak pada wilayah sektor selatan hingga barat daya,” ucapnya.

Apabila terjadi letusan, lontaran material vulkanik dari Gunung Merapi dapat menjangkau radius tiga km dari puncak gunung.

Penulis : Rezanda Akbar D.
Editor : Muhammad Nurseha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.